Selamat Datang

Untuk kalangan atau simpatisan kristiani.

Selamat datang di blog kami, semoga apa yang kami tuliskan dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Tuhan Yesus memberkati.


Terjemahkan Bahasa

Selasa, 12 Juli 2016

Kesaksian - Pengangkatan oleh Shanu Joshua Taiwo


Puji Tuhan, saya memberikan kepada Tuhan kehormatan kemuliaan dan pujaan, nama saya Shanu Joshua Taiwo, saya ingin berbagi apa yang Tuhan ungkapkan kepada saya untuk dunia yang Yesus Kristus berikan kepada saya pada tanggal 25 Desember 2015 lalu. Tapi sebelum saya berbagi, baca dalam kitab :

Lukas 12: 35 - 40
35  "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
36  Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.
37  Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
38  Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.
39  Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
40  Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."


Saya ingin berbagi untuk semua orang pada tanggal 25 Desember 2015 saya dan orang-orang saya pergi untuk retret dan ketika kami kembali dari program retret, di malam hari, Jumat 25 Desember 2015.

Setelah kami kembali dari retret, kami berkumpul, pertama kami istirahat selama beberapa menit, dan setelah itu semua kita berkumpul untuk berjaga, saat berjaga kami hanya memuji Tuhan.

Kami menyembah Tuhan untuk kebaikan-Nya, karena kesetiaan-Nya, untuk semua apa yang Tuhan telah lakukan dalam hidup kami; Oleh karena itu kami memuja hanya nama-Nya pada malam itu Jumat malam 25 Desember 2015.

Setelah kami memuji Tuhan, kami menyembah nama-Nya yang kudus sebagai Tuhan penolong kami, kemudian setelah semuanya itu, setiap dari kita pergi tidur, hari itu saya tidak tahu bahwa Tuhan akan mengungkapkan wahyu besar ini kepada saya, saya tidak tahu.

Tapi sebelum saya melanjutkan, sebelum saya akan berbagi kepada Anda, bagaimanakah Anda mempersiapkan untuk kekekalan, bagaimana engkau telah bersiap, engkau menjalani hidupmu untuk menyenangkan Tuhan atau engkau menjalani hidupmu untuk menyenangkan diri sendiri, apakah engkau menjalani hidupmu dalam kekudusan, apakah engkau menjalani hidupmu dalam kesalehan dan takut akan Tuhan atau engkau menjalani hidupmu dalam polusi, dalam kecemaran dan kekotoran, selidikilah hidupmu hari ini dan berpikir tentang kemana engkau akan menghabiskan kekekalanmu, surga atau neraka.

Anda sudah diselamatkan atau terhilang?


Dalam penglihatan pada hari itu saya melihat seorang Pria (Yesus Kristus) berpakaian putih, Pria ini begitu indah penuh kemuliaan dan baik dalam penampilan, tetapi Dia menangis pahit dalam sangat kesakitan dan penderitaan, ketika saya melihat Pria yang sedang menangis sangat sedih dan dalam kepahitan, meratap dalam sangat kesakitan, menangis-Nya menyebabkan saya juga menangis dengan sangat. Saya mulai menangis pahit, saya tidak menangis karena apa-apa, tapi satu-satunya alasan mengapa saya juga mulai menangis karena saya melihat bagaimana Pria ini menangis, bagaimana Dia menangis dalam kesakitan, dan mengerang dalam kesakitan yang serius. Pada kenyataannya, saya tidak dapat menjelaskan bagaimana Pria ini menangis, jadi saya juga mulai menangis karena rasa sakit Pria ini, kemudian, ketika Pria ini menangis Ia menggunakan tangan untuk memegang perutNya, dan Ia sujud seakan Ia ingin muntah, seakan seseorang ingin muntah. Cara seseorang akan sujud dan orang ini menggunakan satu tangan untuk memegang perutnya dan Ia sujud seakan ingin muntah, Ia menangis serius, Ia menangis kesakitan, saya tidak dapat benar-benar menggambarkan bagaimana orang ini menangis kemudian tiba-tiba, saya melihat malaikat, malaikat terbang ke arah Pria ini, Pria ini (Yesus Kristus) sedang menangis, merintih, mengerang kesakitan, lalu malaikat ini sekarang terbang ke tempat Pria ini dan malaikat mengatakan kepada Pria itu dan berkata, Bapa mengatakan Engkau harus membiarkan anak-anakNya pulang ke rumah, ini adalah pernyataan yang malaikat itu katakan, tapi Pria itu menanggapi malaikat itu dalam sangat kesakitan dan dengan menangis, Ia menjawab malaikat itu dan mengatakan akankah penderitaan-penderitaanKu, sakitKu, jerih lelah-Ku menjadi sia-sia? Aku tidak bisa datang sekarang.


Dia mengatakan ini dengan air mata dan dalam tangisan akankah penderitaan-Ku, sakit-Ku, jerih lelah-Ku menjadi sia-sia? Aku tidak bisa datang sekarang. Ketika Ia berkata demikian, malaikat itu terbang segera setelah Pria itu menjawab malaikat, malaikat sekarang terbang, dan Pria itu terus menangis dengan serius tapi tidak ada satupun untuk menghiburNya, Ia terus menangis Ia terus meratap Ia terus mengerang dalam roh, tetapi saya tidak melihat satupun yang akan pergi dan menemuiNya dan menghiburNya atau menanyakan pertanyaan mengapa Engkau menangis, apa yang terjadi padaMu, Tidak ada.

Dia adalah satu-satunya sedang menangis dan mengerang dalam kepahitan, setelah beberapa menit malaikat itu datang kembali lagi, lalu malaikat itu mengulurkan sesuatu kepadaNya seperti gulungan kitab, ia membentangkan kepada Pria itu (Yesus Kristus). Dia mengatakan kepada Pria itu sekali lagi, dan berkata, malaikat itu mengulangi kata itu lagi dan berkata bahwa Bapa mengatakan Engkau harus membiarkan anak-anakNya pulang ke rumah.

Pada titik ini saya ingin mengajukan satu pertanyaan dan pertanyaannya adalah, apakah engkau ada di antara anak-anak Tuhan yang Bapa berkata kepada AnakNya tercinta untuk membiarkan mereka pulang ke Rumah atau engkau adalah salah satu kategori orang-orang yang Tuhan tangisi. Kau harus berpikir tentang ini hari ini. Gaya hidupmu, karaktermu, cara berpakaianmu, kata-katamu yang keluar dari mulutmu, hubunganmu pribadi dengan Tuhan, caramu mendekati orang-orang, kehidupan pribadimu dan hati nuranimu akan memberitahumu jawaban yang tepat untuk pertanyaan saya.
Anda tahu sendiri karena saya juga tahu sendiri dan Tuhan yang tahu lebih baik karena itu berubahlah dari hari ini dan bertobat dan jadilah berubah.

Saya melihat Pria ini (Yesus), ketika malaikat mengulangi perkataan itu, dan ketika Pria itu mendengar perkataan itu sekali lagi, Ia mengangkat suara-Nya dalam ratapan besar, ketika Ia melihat malaikat itu kedua kalinya, mengatakan kepada-Nya perkataan yang sama, Ia mengangkat suara-Nya dalam ratapan dan tangisan.

Juruselamat kami (Yesus Kristus) menangis sampai saat ini, Alkitab mengatakan Tuhan Yesus menderita di kayu salib di Kalvari, Dia dimahkotai dengan mahkota duri, kita menelanjangi Yesus, kita menampar-Nya, kita meludahi Dia, Dia menjalani banyak cobaan dan banyak masalah pada kenyataannya banyak penderitaan, kita mengejek Dia, kita menegur-Nya, kita membuat memar Yesus, Dia menderita bagi kita, semua untuk keselamatan kita. Sebagai gantinya orang ini (Yesus Kristus) pergi ke kerajaan Bapa-Nya istirahat, TIDAK, Ia tidak beristirahat dari 2000 tahun yang lalu, Dia (Yesus Kristus) masih memohon, menangisi kita.

Ini akan menjadi sebuah tragedi besar setelah penderitaan Yesus, setelah ratapan Yesus, setelah rasa sakit yang Yesus Kristus lalui, semua karena kepentingan kita, bila Anda akhirnya kehilangan pengangkatan. Atau jika engkau meninggal dan engkau membuka matamu di neraka, itu akan menjadi tragedi besar dan ratapan untukmu.

Ketika malaikat mengulangi perkataan itu dan Pria itu mendengarnya, Dia tidak mengumpulkan gulungan kitab itu, tetapi Dia mengangkat suara-Nya dalam ratapan yang besar dan Dia membuka pakaian-Nya, dan lihatlah aku melihat luka-luka, dan darah segar di tubuh-Nya, masih segar dan kemudian, Dia memandang ke atas ke Sorga, dengan air mata, dengan tangisan dan erangan kesakitan. Dia mengatakan Bapa akankah jerih lelah-Ku menjadi sia-sia? Mohon dan Dia terus memohon kepada Bapa, Dia terus menangis dan Dia terus berkomunikasi dengan Bapa. Dia memohon kepada Bapa untuk kita, Dia memohon, selagi Dia memohon dan selagi Dia berbicara dengan Bapa dalam kesakitan pada kenyataannya, Dia berdiri dan membungkuk, Dia tidak berdiri tegak. Dia seperti berada dalam kesakitan. Dia merasakan sakit itu, dan dalam kesakitan Dia mengangkat kepala-Nya ke Sorga dan berkata, Bapa akankah jerih lelah-Ku menjadi sia-sia? Memohon, dalam kesakitan dan penderitaan, tapi apa yang saya perhatikan tidak ada tanda atau suara dari Sorga yang menunjukkan bahwa Bapa mendengar tangisan dan permohonan-Nya.


Ingat bagaimana Ia dalam berteriak kesakitan dalam kitab Matius 27:46, bagaimana Ia menjerit kesakitan bahwa Bapa mengapa Engkau meninggalkan Aku.

Ketika Pria itu (Yesus Kristus) menyadari hal ini, bahwa tidak ada tanda-tanda jawaban sama sekali. Seolah-olah Dia hanya berbicara, tidak ada yang menanggapi Dia, ketika Dia melihat bahwa Bapa tidak menanggapi Dia. Dia menangis hebat, Dia mulai menangis lebih dari sebelumnya atau lebih daripada yang pertama kalinya, Dia menangis merintih dan menangis dalam kesakitan, karena Bapa tidak menanggapi Dia. Tangisan-Nya membuat saya untuk menangis dengan sedihnya, wajah saya menjadi bengkak, saya menangis dan menangis karena Dia.

Saya juga mulai menangis; saya tidak bisa benar-benar menjelaskan bagaimana Dia menangis. Tidak ada orang menghibur-Nya, penampilan-Nya dan keadaan-Nya terlihat seperti seseorang yang benar-benar membutuhkan penghibur, cara Dia menangis, cara Dia meratap dalam kepahitan, kesakitan. Bahkan Dia terlihat sebagai seorang yang benar-benar membutuhkan penolong atau penghibur, seseorang yang akan menghibur-Nya. Tapi saya tidak melihat seorangpun menghibur-Nya.

Seseorang akan menghibur-Nya melalui gaya hidupnya, dengan menjalani kehidupan kudus dan dengan melakukan eksploitasi untuk kerajaan-Nya, dengan memenangkan jiwa-jiwa bagi Dia, setiap kali Dia melihat ke bawah dari atas dan melihat kejahatan-kejahatan manusia dan korupsi-korupsi mereka, lalu Dia melihat anak-anak yang setia atau putri yang hidup menurut firman-Nya, dan kemudian Dia akan mulai tersenyum kepada orang itu atau di gereja atau pelayanan.

Tetapi sejauh ini pertanyaannya, Tuhan menangis dalam penderitaan karena Anda? Apakah Tuhan Yesus menangis kesakitan karena gaya hidupmu, karena dosamu yang masih kau lakukan, perhatikan hari ini, bahwa setiap kali anda berbuat dosa, atau kapan saja engkau berbuat dosa, engkau sedang memukul dan engkau sedang memukul Tuhan di luka-Nya dan engkau adalah orang yang jahat, sesama yang kejam, Tuhan marah dengan orang-orang berdosa setiap hari, TUHAN tidak bisa terus melihat Anak-Nya yang tercinta (Yesus Kristus) menangis dan meratap dalan penderitaan, kejahatan dunia ini cukup, Tuhan menangis, Allah Bapa tidak lagi berbahagia, tentang keadaan gereja, tentang kejahatan manusia, dan Dia dapat melihat anakNya (Yesus Kristus) yang menderita banyak hal di kayu salib di Kalvari masih menangis bertahun-tahun yang lalu sampai sampai saat ini, itulah sebabnya Dia mengutus malaikat dan mengatakan kepada-Nya, Biarkan anak-anak-Ku pulang ke  rumah sehingga engkau juga akan mendapat perhentian.


Setelah tangisan Yesus, setelah penderitaan Yesus, setelah ratapan Yesus, jika pada akhirnya engkau menemukan dirimu tertinggal setelah pengangkatan atau engkau menemukan dirimu di neraka, engkau kecewa dengan Yesus.

Marilah bertobat dari segala dosa, dan biarkan darah Yesus membasuhmu bersih, ijinkan Darah Kudus-Nya dan darah-Nya yang berharga menyucikanmu dari segala dosa, darah Yesus Kristus menyucikan kita dari segala dosa. Dia masih mencintaimu, Yesus Kristus masih mencintaimu, tapi Dia membenci dosa, ia membenci dosa yang engkau lakukan.

Gereja Tuhan, Pelayan Tuhan, dan sebagai individu di mana kita bisa jatuh, di mana kita bisa gagal, dan jatuh, dengan pesan ini, mari kita bangkit dan terjaga untuk kebenaran, dan kemudian kembali ke Tuhan yang Kudus.

Karaktermu dan seluruh hidupmu sekarang yang membuat orang-orang berdosa jauh dari Tuhan, dan orang-orang murtad yang seharusnya datang kepada Tuhan, membuat mereka terus keras kepala karena karaktermu, karena gaya hidupmu, Tuhan tidak bahagia denganmu, engkau harus diubah total.
Kristus menangisi gereja-Nya yang Ia menderita, Ia berjerih lelah, dan ia meninggal karena nya.

Yesus sedang menangis, ketika saya melihat-Nya sedang menangis, ketika saya melihat Dia menangis dalam kesakitan, saya tidak bisa menahannya, saya juga mulai menangis, malaikat itu berkata, Bapa mengatakan biarkan anak-anak-Nya pulang, jika Tuhan Yesus Kristus setuju dan mengatakan sekarang Aku datang untuk mengambil orang-orang Ku dari bumi, akankah engkau berada di antara orang-orang yang hidup kudus, akankah engkau berada di antara beberapa yang akan diselamatkan oleh kasih karunia, periksa hidupmu hari ini, apa dosa tertentu yang kau masih perjuangkan, akui kepada Yesus, beritahu Yesus untuk membantumu, tinggalkan semua dosamu, Alkitab mengatakan, Dia yang meninggalkan dosanya akan dikasihani, akui dosa-dosamu kepada Tuhan Yesus, pergi berlutut memintaNya untuk mencucimu bersih dengan darah-nya yang berharga. Jangan biarkan rasa sakit , penderitaan Yesus menjadi sia-sia atas hidupmu.

Yesus menangis karena orang-orang berdosa, marilah keluar dari antara orang banyak yang sedang dalam perjalanan mereka ke neraka. Yesus menangis karena orang-orang berdosa dan karena keadaan gereja saat ini. Tuhan sedang menangis karena orang-orang berdosa. Bagaimana kita bisa menghentikan Tuhan dari menangis, apa yang harus kita lakukan untuk menghentikan Yesus dari menangis, saudara-saudara izinkan takut akan Tuhan dan Kasih Tuhan dalam hidupmu.

Cara yang dapat menghentikan Yesus Kristus dari menangis adalah dengan memiliki rasa takut dan kasih Tuhan yang membakar dalam jiwamu, dalam pikiran dan dalam hatimu, milikilah rasa takut akan Tuhan dalam hidupmu, milikilah kasih Yesus dalam hidupmu, jika engkau memiliki kasih Yesus jika engkau memiliki rasa takut padaNya dalam hidupmu, engkau akan melakukan segalanya untuk menyenangkan hatiNya. Alkitab mengatakan jika kau mencintai Aku lakukan segala perintah-Ku.

Cara kita dapat menghentikan Tuhan dari menangis adalah dengan tinggal dalam ketaatan yang sempurna pada Firman Tuhan, pada peringatan dan perintah-Nya.

Yeremia 7:23 hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!


Saya dan anda sebagai individu harus menjalani kehidupan kudus, hidup Kudus setiap hari. Tuhan memanggil kita dalam Kekudusan.

1 Petrus 1:14 - 16 
14  Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
15  tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
16  sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.


Melakukan eksploitasi untuk Kerajaan Allah melalui memenangkan jiwa, dengan memenangkan jiwa-jiwa bagi kerajaanNya. Apakah Anda memenangkan jiwa bagi Yesus,

Matius 28:18-20
18  Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
19  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
20  dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Daniel 11: 32b;
tetapi umat yang mengenal Allahnya akan tetap kuat dan akan bertindak.

Berdoa bagi jemaat Tuhan, berdoa bagi para pelayan Tuhan, berdoa bagi orang-orang berdosa dan murtad, bagi keluargamu; dan bagi semua orang.

Tuhan menangis karena orang-orang berdosa. Marilah bertobat hari ini dan jadi berubah setelah mendengar pesan ini dan jika sekarang hidupmu berakhir di neraka, engkau akan menyalahkan jiwamu.

Ini adalah pesan untuk membangunkan semua orang kepada kebenaran, sangat segera sangkakala akan berbunyi.

Tuhan tidak dapat terus menangis atas nama kami, Yesus Kristus memanggil Anda hari ini kepada Kekudusan, marilah melakukan semua Pemulihanmu yang diperlukan, mulai menjalani hidup yang sempurna dan selidikilah rumahmu.

Setiap saat dari sekarang, sangkakala akan berbunyi.

Apakah engkau seorang murtad, marilah datang kembali kepada Yesus, apakah engkau seorang berdosa, akui dosamu pada Yesus, mintalah Yesus untuk mengampunimu, bertobat dari segala dosa dan jadi berubah dan kasih karunia Tuhan akan cukup untukmu, dalam Nama Yesus.

Amin, Tuhan memberkati Anda semua dalam Nama Yesus.

Mempersiapkan untuk kedatangan Tuhan Yesus yang sudah dekat, sangat segera Dia akan muncul di awan.




Disadur dan disunting dari : http://mannadelivery.blogspot.co.id/2016/07/waktunya-habis-kesaksian-pengangkatan.html?m=1