Selamat Datang

Untuk kalangan atau simpatisan kristiani.

Selamat datang di blog kami, semoga apa yang kami tuliskan dapat bermanfaat bagi Anda semua.

Tuhan Yesus memberkati.


Terjemahkan Bahasa / Translate :

Terjemahkan Bahasa

Kamis, 21 Maret 2013

Kesaksian - Kebenaran Sejati oleh Kang Maman

Gambar Abah Us-us di tengah

Kebenaran Sejati - Kesaksian Kang Maman ( Mantan Pelawak Grup Sangkuriang Bandung ) percaya kepada Kebenaran di dalam Yesus Kristus

Ditemui NARWASTU, di sebuah gereja di bilangan Depok. Kang Maman atau nama sekarangnya Pak Eliza memberikan kesaksiannya berikut ini :

Dulu saya bukan orang Kristen. Karena saya pernah juara membaca kitab suci agama saya yang dulu, maka saya diangkat menjadi pegawai di Kantor Kecamatan. Saya juga mantan pelawak Grup Sangkuriang Bandung ( Sdr Us-us adalah pimpinannya waktu itu ). Saya mengikut Kristus baru dua tahun ini. Ceritanya mula-mula ada orang datang ke kantor untuk ngurus surat-surat. Setelah saya baca, dia orang Kristen, saya nggak mau layanin. Saya benci orang Kristen. Lalu saya pulang padahal dia masih nunggu terus. 

Di rumah saya sembahyang saya memang tidak pernah ketinggalan sembahyang. Waktu itu saya bersujud minta ampun kepada Tuhan."Ampunilah perbuatan-perbuatan saya yang salah tadi siang".

Tahu-tahu ada suara angin. Dan saya langsung melek. Ternyata ada yang berdiri di situ. Dia mengampakan wajahnya dan badannya dengan pakaian yang putih, pakai selendang merah bawa tongkat. Merahnya menyala tidak ada bandingnya. Sendalnya seperti bakiak dan berwarna emas. Lalu dia bilang begini, "Syalom, syalom." Saya nggak mengerti apa syalom itu. Tapi, seperti langit mau pecah itu suaranya. Waktu itu saya mengucap,"Astagafirullah aladzin." Saya didatangi itu kira-kira ada 5 menit. Lalu , dia bilang begini, "Anakku, Akulah Isa Almasih, dan Akulah Yesus Kristus. Akulah Jalan yang lurus dan Akulah yang Terkemuka di Dunia dan di Akhirat." Saya seperti nggak sadar, lalu bertanya, "Kau ini siapa?" Lalu, Dia menaruh tangan di kepala saya. "Aku menumpangi kepala kamu. Aku akan memberkati kamu. Ikutlah Aku. Jalan yang lurus." Astagafirullah aladzin. Waktu saya melek lagi Dia sudah nggak ada. Lalu, saya membangunkan istri. "Mah, bangun." Dia tanya,"Aya naon (Ada apa)?". Lalu saya ceritakan kejadian itu. Dia malah bilang,"Itu teh jurik, setan, iblis." Dia suruh saya berdoa.

Saya berdoa lagi. Istri saya tidur, saya nggak bisa tidur. Sampai satu minggu, saya nggak bisa tidur. Pikiran saya nggak tenang. Saya merasa masih melihat wajahnya terus-menerus. Rumah tangga saya jadi guncang, dan akhirnya saya keluar dari pekerjaan.

Suatu sore, saya berjalan-jalan, sampai ke dekat gereja. Waktu itu ada kebaktian, jemaatnya nggak banyak, Saya dengerin saja dari luar. Tapi Pak Pendeta ngajak saya masuk. 'Entar diberkati Tuhan," katanya. Saya takut masuk, Nanti saya disalib, pikir saya begitu. Saya pulang saja . Minggu berikutnya saya ikut seminar di Gereja itu. Ada pelepasan katanya. Tapi saya nggak tahu apa artinya. Sampai saya ikut pelepasan, lalu dikasih Alkitab sama Pak Pendeta. Tapi, nggak pernah saya bawa ke rumah. Saya taruh saja di kebun singkong. Takut. Mertua saya kan ulama. Tapi saya belajar terus di gereja itu. Selama tiga bulan saya membohongi istri. Kalau ditanya,"Bapak dari mana?" Saya jawab,"Kondangan, mah". Istri saya nggak percaya."Kok siang malam kondangan terus. Punya pacar kali?"

Saya nggak mau begitu terus. Saya kan umat Kristus. Lama-lama, saya mendoakan orang sakit, nggak dibawa ke dokter, tapi sembuh. Yang lumpuh, saya doakan demi Nabi Isa Almasih, dia sembuh. Tapi suatu hari ada yang datang ke mertua saya, dan bilang,"Pak, sekarang mantunya jadi dukun Kristen lho!" Malam itu juga jam dua subuh saya dibangunin sama mertua saya."Bangun setan. Anjing laknat lu!" Saya dibilang orang kafir, terus diusir. Saya pergi malam itu juga, ngajak istri dan anak saya. Istri saya langsung minta dicerai, tapi saya nggak mau. Lalu, saya sujud kepada-Nya,"Tuhan sekarang saya hidup di dalam namaMu, Yesus Kristus. Jangan sampai sia-sia. Berkati istri saya karena dia tidak mengenal Engkau." Tuhan memberkati saya.

Saya bisa ngontrak rumah, sampai 2 hari. Tapi kemudian saya dianiaya oleh penduduk di situ. Waktu itu hari Jumat. Saya dipukuli. Gigi saya dimasuki kayu, sampai rontok. Waktu itu saya sedang jalan ke rumah. Saya ditarik sepanjang jalan ke rumah sampai tangan saya habis Di dalam rumah, tangan saya dijepit pakai meja sampai patah. Kira-kira 5 bulan, waktu itu saya sudah sembuh, terus dianiaya lagi. Dipukuli lagi, kaki saya sampai cacat. Uji Tuhan, sampai sekarang saya bisa jalan. Istri saya minta dicerai lagi, tapi saya nggak menceraikan. Saya masih dianiaya terus, sampai akhirnya saya minta cepat-cepat dibabtis."Pak Pendeta, saya minta cepat dibabtis . Takut umur saya pendek."Saya memang takut mati karena setiap hari berdarah trus."

Setelah dibabtis itu, saya masih juga dianiaya. Suatu hari, saya dipanggil oleh saudara-saudara saya di daerah Ciapus, Bogor. Saya disuruh minum kopi. Yang lain, empat orang, pada minum teh. Jadi saya curiga apa lagi mereka kelihatan bisik-bisik. Saya belum berani minum. Tapi, Roh Kudus bilang,"AnakKu, minumlah kopi itu. Karena sudah dikuduskan oleh namaKu. Yesus Kristus. Hormatilah saudaramu." Lalu saya minum kopi itu. Waktu itu mereka bisik-bisik. Tapi, Puji Tuhan. Sampai pulang ke rumah, saya nggak apa-apa. 

Kemudian, saya dipanggil oleh kakak saya. Disuruh betulin kandang kambing. .Saya tidak tahu kalau di belakang saya waktu itu ada minyak tanah dalam ember. Tiba-tiba saya diguyur dan sempat dibakar. Katanya sih apinya sudah nyala, tapi saya nggak merasa apa-apa Terus pernah juga kuku saya dicabut, copot satu. Tapi dua hari lagi sudah sembuh. Saya berdoa, agar Tuhan memberkati mereka yang menganiaya saya. Tapi kemudian, mertua saya meninggal. Sebelumnya dia pernah paksa saya supaya pindah lagi ke agama dulu. Jadi saya ini kenyang dianiaya. Saya dibenci masyarakat. Dibilang setan, kafir, anjing, dan segala macam. Tapi, Puji Tuhan. Saya selalu merasakan berkat dan pertolonganNya. Kalau agama saya diejek orang, saya bilang,"Lho, kenapa.Ini kan untuk keselamatan saya sendiri." 

Saya dulu belum bisa menerangkan firman, buta rohani. Tapi, saya kemudian belajar. Saya mulai bertumbuh, sampai sekarang. Saya mulai bersaksi di mana-mana. Lama-lama makin banyak yang kenal. Saya sering diundang ke sana-sini. Saya juga dikenalkan sama pendeta ini pendeta itu. Saya selalu bertanya kepada istri saya "Setelah jadi Kristen, saya jahat nggak?" Puji Tuhan, istri saya nggak mau diceraikan sekarang. Sedikit-demi sedikit, istri saya dikasih tahu Injil. Dia mulai berubah, walaupun masih sedikit. Saya percaya, Tuhan akan memberkati dan memperlihatkan kuasa-Nya seperti ke saya. Sekarang, di dalam rumahtangga saya ada damai sejahtera dan tidak kekurangan apa-apa.

Saya sering diminta berdoa untuk orang sakit. Puji Tuhan, mereka sembuh setelah saya doakan. Ada adik saya dari Bandung , dulu benci saya. Suatu hari dai datang. Katanya,"Kang saya disantet dukun dari Cirebon." Matanya sampai keluar. Dioperasi habis dua juga nggak sembuh-sembuh. Terus saya bilang sama dia. "Mau nggak kamu didoain?" Lalu dia menginap di rumah saya. Saya pakai minyak urapan, karena kemana-mana saya selalu bawa minyak zaitun. Saya tumpangi tangan ke dia."Tuhan Yesus, sembuhkan adik saya. Kalau ada roh-roh jahat, roh-roh santet, roh-roh apa saja dalam tubuh adik saya, kau aku hancurkan.". Saat itu, keluar dari hidungnya mimisan. Malam harinya dia mimpi begini:"Yesus yang menyembuhkan. Yesus yang memgeluarkan roh-roh jahat dari tubuhku. Dia rambutnya panjang." Saya bilang ,"Makanya percaya pada Gusti Yesus Kristus. Karena kalau percaya kepada Gusti Yesus, akan sembuh".

Setelah pulang ke Bandung , dia bilang mau ngikut Gusti Yesus. Kata adik saya,"Bilangin ya pada saudara-saudara di Bandung, di Garut, kalau saya sudah sembuh tanpa dokter. Yesus itu Dokter di atas segala dokter."

Saya dikaruniai 4 anak, yang paling besar sudah SMP, yang paling kecil umurnya 5 tahun. Istri saya namanya Siti Cholifah. Sekarang ini saya ajari mereka tentang Kristus. Saya nggak mau mereka sia-sia. Kenapa orang lain diselamatkan, kok keluarga saya tidak. Saya terus beritakan Injil kepada semua orang. Ke kampung-kampung, ke pegunungan, sampai tempat yang terpencil saya beritakan. Pokoknya saya jalan terus, meskipun nggak punya kendaraan. Saya tidak takut bersaksi di mana-mana. Sebab, saya tidak menjelekan agama. Kalau orang lain tidak menghormati saya, kita sih tetap hormati. Saya terus memberitakan Injil,sambil mendoakan orang sakit. Saya mau mereka mengenal Yesus. Untuk apa saya dianiaya kalau bukan untuk Yesus. Kalau saya memberitakan Injil, saya tidak melihat suku. Mau suku apapun, pokoknya saya rangkul. Ke Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan kemana lagi, saya juga pernah. Saya beritakan injil ke gembel-gembel, gelandangan-gelandangan, tukang becak, ulama-ulama. Pejabat-pejabat, penyanyi-penyanyi. Puji Tuhan, banyak yang terima.

Tapi saya tidak mengKristenkan orang. Pokoknya saya beritakan dengan KASIH. Pernah ada saudara saya yang datang. Dia tanya,"Ngapain kamu jadi Kristen? Miskin, sengsara. Sudah ini tanda tangan!" Saya mau dikasih rumah kalau saya mau kembali ke agama dulu. Saya sampai menangis. Saya berdoa di kebun waktu maghrib. Saya pilih SURGA. Teman-teman saya di Sangkuriang, ada yang sudah tahu. Malah ada yang mulai bertobat, rumahnya di Cirebon. Sekarang memang jarang tampil, karena rumahnya jauh-jauh. Tapi setiap Agustus banyak undangan menghibur di masyarakat. Kalau ada peresmian ,saya tampil memainkan calung. Saya pernah ditawarkan sekolah teologi, tapi saya belum kepengin. Saya pengin beritakan Injil saja. Saya selalu minta pertolongan Roh Kudus, supaya mengerti. Kuku saya sekarang sudah tumbuh lagi, yang bekas cabutan tadi. Jadi orang Kristen memang nggak selalu enak. Tapi, sekarang banyak yang maunya enak-enak, maunya besar-besar. Coba lihat saya, yang dianiaya begini. Ini sekarang masih sakit, tapi saya hanya serahkan pada Yesus saja.

Kiranya kesaksian ini menjadi berkat bagi saudara-saudara semuanya. Adapun ayat yang saya sukai adalah Filipi 4 ayat 13 dan 19:" SEGALA PERKARA dapat KUTANGGUNG di dalam DIA yang memberi KEKUATAN kepadaku. Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam KRISTUS YESUS."



Sumber : http://pedson.blogspot.com/


Catatan :
Kang Maman di sini adalah Kang Maman dalam group lawak Sangkuriang, Bandung. Bukan Kang Maman dalam group lawak D'Bodor yang dikenal juga dengan kang Ibing. 

Kesaksian - Bertemu dengan Para Malaikat Surgawi Paling Berkuasa oleh Rev. R.H. Buck


BERTEMU DENGAN PARA MALAIKAT SURGAWI YANG PALING BERKUASA (Kesaksian nyata Rev. R.H. Buck - Boise, Idaho, USA)

(Pendeta Buck sudah bertemu dengan Malaikat Gabriel beberapa kali, Kesaksian kali ini tentang pertemuan dengan Mikhael - Malaikat Perang Surgawi yang paling berkuasa)

Kira-kira jam 2 pagi pada suatu hari senin, saya terbangun karena mendengar suara ribut di lantai bawah rumah kami. Segera saya menyelidiki apa yang menyebabkan ribut itu. Di lantai bawah saya melihat pemandangan yang paling menakjubkan. Ada 4 Malaikat yang tinggi besar sedang berdiri di ruang duduk kami dan saya tahu bahwa sesuatu yang luar biasa sedang terjadi. Setiap kali Allah menyatakan diriNya melalui kunjungan malaikat ke rumah atau ruang kerja saya, saya merasa takjub; akan tetapi kunjungan kali ini terasa lebih dahsyat lagi, karena saya sungguh menyadari pentingnya pekerjaan yang sedang Allah lakukan.

Gabriel menyambut saya di bawah tangga dan minta saya untuk memasuki sebuah kamar. Katanya,”Saya tidak ingin kau takut atau gentar, tetapi kekuatan-kekuatan iblis sudah mulai menyerang engkau; sama seperti Tuhan memiliki bala tentara malaikat, demikian juga iblis memiliki bala tentaranya dengan para penghulu kegelapan; meskipun mereka tidak sebanyak dan kekuatannya tidak sebesar malaikat-malaikat itu; mereka tidak hadir di segala tempat sekaligus. Hari kebinasaan mereka sudah pasti.”

Saya mendengarkan Gabriel dengan penuh perhatian ketika dia mengatakan bahwa dia ingin memberikan saya jaminan ini supaya saya dapat menguatkan persekutuan umat Allah, dan mengingatkan mereka bahwa mereka hidup dalam jaman yang khusus; dia mengatakan bahwa iblis menyadari kenyataan bahwa Allah sedang melakukan sesuatu di kota Boise (USA), dan dia telah mengirim penghulu-penghulu kegelapan ke daerah ini dengan maksud melukai dan merampasi orang-orang, mengisi pikiran pikiran mereka dengan hal-hal duniawi dan berusaha menghalangi pekerjaan Allah.

Gabriel mengingatkan saya saat ketika umat Israel akan keluar dari Mesir; ketika itu penghulu-penghulu kegelapan telah berusaha menghentikan dan menghalangi pekerjaan Allah dengan membunuh semua bayi laki-laki, dan sedapat mungkin membunuh Musa juga; dan iblis juga melakukan hal yang sama ketika Yesus dilahirkan.

Saya sangat tertarik dengan pernyataan Gabriel, bahwa iblis tidak tahu apa yang bakal terjadi; iblis tidak bisa meramalkan masa depan, juga tidak bisa membaca pikiran manusia; iblis sangat gugup karena tidak tahu dengan tepat apa yang sedang terjadi, tapi bagaimanapun juga iblis berusaha untuk memperlambat apapun yang sedang dilakukan Allah. Gabriel mengatakan bahwa Roh Kudus mengawasi semua yang ada di bumi, oleh karena itu Dia tidak memperkenankan iblis melakukan hal ini. Ketika Dia melihat bahwa aktivitas iblis menjadi berbahaya, maka Roh Kudus akan mengirim pasukan-pasukan malaikat untuk membereskan keadaan.


Perhatian saya tertarik kepada seorang malaikat yang perawakannya tinggi besar dan kelihatannya gagah berani. Sementara saya memandang dia, nampaklah bahwa meskipun penampilannya menakutkan, dia mirip dengan malaikat Gabriel. Saya tidak bisa melupakan mata malaikat itu karena kelihatannya seperti api yang menyala-nyala. Saya sedang mengamati kekuatan dan kuasanya, ketika dengan sikap wajar Gabriel mengatakan bahwa Allah telah mengirimkan malaikat perangNya yang paling berkuasa untuk mengalahkan dan mendesak mundur para penghulu kegelapan. Saya hampir-hampir tidak bisa bernapas, terlalu mengagumkan, karena inilah perkenalan saya dengan malaikat Mikhael.

Sebenarnya tidak mungkin untuk menguraikan cahaya yang keluar dari mereka, saya dapat merasakan kasih dan belas kasihan, dan buah Roh Kudus, karena suasana surga itu merupakan kodrat Yesus. Semua makhluk surgawi ini mempunyai kodrat yang sama dan belas kasihan yang sangat besar.

Gabriel mengatakan kepada saya bahwa Allah telah memberi pesan kepada Mikhael yang harus disampaikan kepada saya. Saya mendengarkan dengan penuh kekaguman. Pesan itu sungguh nyata. Tak dapat diragukan sama sekali, karena saya sendiri hadir.

Gabriel memberitahukan bahwa malam itu suatu peperangan sedang berlangsung dan malaikat-malaikat perang ini yang berada di ruang duduk kami sedang memimpin pasukan-pasukan surga yang mendesak mundur segala kekuatan kegelapan. Mikhael dan ketiga panglima bala tentara malaikat yang sedang bersamanya itu sedang menerima berita dari Roh Kudus, yang sedang mengawasi semua aktivitas; sebaliknya mereka memberi perintah dalam bahasa yang saya tidak mengerti kepada para pemimpin malaikat yang sedang berperang.

Mikhael mengatakan bahwa sebelum tiba saat pemusnahan iblis, Allah mengijinkan keadaan ini, dan terus menerus pasukan-pasukan iblis itu dibubarkan dan dicerai-beraikan oleh para malaikat perang. Mikhael mengatakan bahwa saya tidak perlu takut, karena para malaikat sedang mengalahkan musuh, serta menjaga dan melindungi kita. (Haleluya!)

Dengan panjang lebar Mikhael berbicara dengan saya tentang suatu hal yang belum pernah bisa saya lihat dari perspektif yang sebenarnya: jika Allah memberikan kebenaran, kita harus melupakan perbedaan doktrin kita, karena Allah dapat melakukan apa yang dikehendakiNya dan mengetahui apa yang ingin dilakukanNya.

Mikhael mengatakan,”Sampai saat yang telah ditentukan, tugas kami bukanlah untuk membasmi iblis, melainkan untuk mencerai-beraikan segala kekuatan kegelapan, mencegah mereka, mengalahkan mereka dan menjauhkannya dari umat Allah.”

Kemudian katanya,”Saya mempunyai suatu tugas yang sedang saya tunggu-tunggu, di mana saya tidak perlu lagi menunjukkan rasa hormat kepada Lucifer. Tugas saya itu adalah melenyapkan iblis dan setiap malaikatnya dari langit; kami tidak akan menyisakan seorang pun.”

Katanya,”Mungkin kau tidak menyadari, tetapi 24 jam setiap hari, ada kekuasaan iblis yang menuduh umat Allah mengenai dosa-dosa yang sudah diampuni. - iblis tidak memandang seperti yang dipandang Allah, dia tahu bahwa dosa-dosa itu telah diampuni namun dia masih saja menuduh mereka.”- “Tetapi,” kata Mikhael,”Surga akan dibersihkan! Lucifer akan berusaha melawan tetapi dia tidak akan berhasil. Jika kau ingin membaca tentang apa yang akan datang, bacalah Wahyu 12:7-10.”

Inilah pertama kali saya menyadari bahwa Mikhael memiliki pasukan-pasukan malaikat yang dibawahinya.

Iblis dan pasukan-pasukannya tidak bisa melakukan sesuatu untuk menghancurkan rencana Allah. Waktu selama masa kesengsaraan besar akan sangat mengerikan karena semua roh-roh setan akan ada di atas muka bumi. Puji Tuhan, Dia telah mengangkat kita dari dunia sebelum hal itu terjadi.

Mikhael mengatakan,”Tidak ada satu tempat pun di seluruh surga yang luas ini untuk salah satu roh setan itu, bahkan satu pun tidak.” – dia menekankan hal ini dan mengatakan bahwa inilah tugasnya dan dia telah siap untuk melaksanakannya segera setelah waktunya tiba.

Gabriel menyuruh saya menyampaikan berita ini supaya memberi semangat kepada umat Allah. Allah mempedulikan mereka! Allah mempedulikan seluruh dunia; Dia tidak menyerahkannya kepada iblis, dan Dia menginginkan agar kita memandang keadaan ini dari sudut pandangNya juga; kita mungkin menyangka bahwa keadaan dunia ini kelihatannya suram, tidak ada harapan, tetapi Allah mau kita mengetahui bahwa Dia masih memegang pimpinan.

Baik Gabriel maupun Mikhael mengatakan kepada saya bahwa minggu lalu para penghulu kegelapan berada sedemikian dekatnya sehingga para malaikat perang ditempatkan dalam kebaktian gereja untuk memastikan bahwa musuh tidak masuk. Haleluya! Saya bersukacita ketika dia mengatakan akan membiarkan pasukan malaikatnya di situ selama mereka dibutuhkan.

Karena Mikhael datang langsung dari hadirat Allah, saya merasakan kekuasaan dan kekuatannya yang sangat besar dalam rumah saya sehingga baru sore hari kekuatan saya pulih kembali; karena tubuh manusia tidak dibuat untuk menaha cahaya yang terpancar dari malaikat seperti Mikhael., dan hal itu mempunyai pengaruh yang kuat kepadaku.

Memang sukar bagi pikiran manusia untuk memahami apa yang sesungguhnya sedang terjadi, dan kedengarannya memang aneh tetapi Allah, Pencipta langit dan bumi, sedang melakukan sesuatu yang istimewa; malaikat-malaikat surgawi yang berkuasa ini tidak bisa datang, berbicara dan menampakkan diri, sebelum Allah menyuruh mereka,”Pergilah!” Dan sekarang ini Dia sedang mengatakan hal itu.

Saya merasa bahwa wajah Mihael lebih seram daripada wajah Gabriel walaupun keduanya mempunyai persamaan. Raut muka Mikhael seperti dipahat saja, dan seperti dalam kitab Daniel 10, saya pun melihat Mikhael berpakaian mirip dengan Gabriel. Berjubah putih disulam dengan benang emas dan mengenakan sabuk emas yang lebar; juga mengenakan semacam sandal dan kakinya berwarna sawo matang. Daniel mengatakan: seperti kilau tembaga yang digilap. Lengan dan tangannya juga berkilauan. Warna tembaga dari kulitnya sangat luar biasa, cemerlang dengan cahaya yang memancar dari dirinya, karena Mikhael selalu berada di hadapan Allah. Sikapnya sangat berwibawa, sehingga saya dapat melihat apa artinya jika ada kekuatan yang menentangnya; warna rambutnya pirang, hampir kuning muda; kelihatannya dia berusia 25 tahun, jadi sukarlah untuk percaya bahwa dia lebih tua dari umur bumi.- malaikat-malaikat perang lainnya mengenakan semacam jubah atau kemeja berwarna coklat yang ada ikatannya di leher, jubah ini dipakai dengan celana yang sangat longgar.

Malaikat Tuhan mempunyai tingkat yang berbeda. (Ada Serafim dan Kerubium sebagai malaikat-malaikat yang dikhususkan untuk memuji dan menyembah Allah), Gabriel adalah penghulu malaikat, dia berdiri di hadirat Allah sebagai koordinator. Bala tentara Allah terorganisir dengan sangat rapi dan teliti; sedangkan roh-roh yang melayani (Ibr 1:14) adalah malaikat-malaikat yang tinggal bersama kita di bumi ini. Allah mengatakan bahwa mereka ada di sekeliling kita; mereka senantiasa menolong dengan melayani kita dan menghilangkan semua beban dan kesusahan; mereka mengetahui semua rintangan, tekanan, dan penderitaan kehidupan, dan mereka dekat untuk menolong kita; mereka menyatakan kasih Allah, pemeliharaan dan perhatianNya; mereka tinggal bersama sebagai suatu masyarakat dan dapat menampakkan diri sebagai manusia biasa; mereka tidak memiliki radiasi yang kuat seperti yang dimiliki malaikat surgawi.

Sekarang ini ada sepasukan malaikat yang ditugaskan secara khusus; mereka tidak mau mendengarkan keberatan apapun juga. Gabriel yang memimpin mereka, dan mereka sangat sibuk untuk membawa orang-orang yang tersesat kepada orang-orang yang sudah percaya Kristus, yang akan menyampaikan berita keselamatan kepada mereka yang tersesat.

Mikhael adalah malaikat perang yang paling berkuasa dan dia pemimpin seluruh malaikat perang surgawi. Dalam kitab Daniel 10:13-14, Roh Kudus mengutus malaikat Mikhael untuk menolong malaikat Gabriel, ketika Gabriel harus berjuang 21 hari melawan kekuatan besar dari iblis yang menghalang-halangi Gabriel untuk bertemu dengan Daniel; karena kekuatan rohani dari Mikhael sangat besar sehingga dia dapat mendesak mundur semua pasukan kegelapan dari iblis.

Di bawah kepemimpinan Mikhael, masih ada pemimpin pasukan malaikat perang yang lain yang pangkatnya seperti panglima atau jenderal, salah satunya adalah Chrioni, dialah yang bertemu Yosua ketika Yosua berada di dekat Yerikho (Yosua 5:13-15). Karena ada orang yang bertanya: apakah malaikat yang disebut dalam ayat itu adalah Yesus? Saya tanyakan kepada Chrioni, dan dia menjawab tidaklah demikian, karena dialah (Chrioni) yang berada di sana sebagai Panglima Bala Tentara Tuhan. - Chrioni juga mengatakan bahwa Allah lah yang menyuruh dia beserta pasukannya untuk merubuhkan tembok Yerikho.

Allah sedang melakukan sesuatu yang luar biasa sekarang ini. Dia telah memilih sebuah tempat untuk mencurahkan beritaNya, firmanNya, dan pengertian yang khusus untuk jaman ini, sama seperti yang dilakukanNya pada jaman Daniel. Tak ayal lagi, Boise – Idaho, menjadi salah satu tempat pendaratan bagi para malaikat.- Iblis telah mengetahuinya dan dia tidak tahu apa yang dilakukan oleh malaikat-malaikat itu, tetapi dia telah membawa penghulu-penghulu kegelapan ke daerah ini untuk berusaha menghentikannya. Namun iblis tidak bisa menang!

Malam itu ketika malaikat-malaikat itu siap untuk meninggalkan rumah kami, Mikhael dan seorang malaikat lain membuka pintu menuju halaman belakang; tanah telah tertutup salju yang tebalnya kira-kira 15 cm; mereka berjalan tiga langkah yang menyebabkan salju tertekan sampai ke tanah dan membawa mereka sejauh 4,5 m kemudian mereka menghilang – sama sekali lenyap, yang tertinggal adalah jejak-jejak kaki yang besar di dalam salju.


Amin.

Sumber : http://pedson.blogspot.com/

Kesaksian - Didatangi Isa Al-Masih oleh Nasir Siddiq


Sembuh dari sakit
Nenek moyang saya adalah sahabat nabi Muhammad dan saya adalah khalifah pertama dari dunia islam. Nama saya adalah Nasir Siddiq, keluarga saya cukup terkenal di dunia muslim di daerah timur tengah, saya sendiri dari keluarga siddiq. Keluargaku cukup kaya, pada saat saya umur 35 tahun, saya sudah jadi jutawan, tetapi semuanya tidak membuat saya bahagia karena saya kena penyakit yang aneh.

Sakit yang saya derita membuat leher saya tidak dapat digerakan, dan kulit wajahku melepuh. Saya dibawa ke rumah sakit untuk mengalami perawatan. Keesokan harinya penyakit yang saya derita membuat saya merasa kesakitan, wajah saya sangat jelek dan kekebalan tubuh saya tidak berfungsi, lumpuh, suhu badan 42C, dan kerusakan otak. Dalam keadaan seperti ini, saya tinggal tunggu meninggal.

Ketika dokter ke ruangan saya, dan mereka katakan bahwa kekebalan tubuh saya sudah mati. Saya mengalami hipertermia, lalu dokter tersebut memanggil teman saya Anita keluar dari ruangan untuk menjelaskan bahwa, aku akan buta, tuli, dan akan mengalami kerusakan otak. Dan dokter katakan bahwa saya kemungkinan akan meninggal. Ketika saya mendengar vonis mati seperti ini, saya mengalami ketakutan.

Saya takut kalau saya mati nanti masuk neraka, para dokter yang saya percaya mereka sudah menyerah. Saat seperti itu saya mengalami ketakutan dan berseru, “Tuhan jika kamu ada, jangan biarkan saya mati. Ketika malam itu, hadir suatu orang di ruangan saya... dan orang ini, dalam hidup saya belum pernah melihat hal seperti ini, saat itu saya tidak mengalami ketakutan, orang yang saya lihat, dari tubuhnya keluarkan cahaya, saya tidak dapat melihat wajah-Nya, saya mulai tahu bahwa ini adalah Yesus.

Tapi ada orang yang katakan bahwa kamu muslim tidak mengenal Yesus, saya katakan bahwa, saya mau katakan bahwa itu salah karena di dalam Alquran, Yesus sering disebutkan, sebagai seorang yang baik, penyembuh, nabi, dan bahkan kelahiran-Nya di sebut. Tetapi ada juga yang berkata bahwa Allah tidak memiliki Anak, hal tersebut dapat dilihat di masjid di Yerusalem. 

Tetapi ketika Yesus muncul dan mengatakan “Aku adalah Tuhannya orang Kristen dan Tuhannya Abraham, Isak, dan Yakub.” Sebagai muslim, Ismael adalah anak pertama bukan Isak. Tetapi hal tersebut tidak dikatan oleh Yesus, tapi Dia katakan bahwa, Dia Tuhannya Abraham, Isak, dan Yakub. Dari kejadian tersebut membuat saya terkejut, keesokan harinya, dokter yang sama datang memeriksa saya, dan berkata, “Kami tidak mengerti apa yang terjadi. Ini adalah sebuah mujizat. Karena penyakitmu sudah mulai berkurang”.

Saya mulai menceritakan kepada dokter apa yang terjadi kepada saya, bahwa Yesus datang menyembuhkan saya. Dokter katakan kamukan orang muslim, dokter tidak percaya. Karena keadaan saya sudah membaik, maka saya dapat pulang. Persoalannya ketika saya sudah pulang tetapi muka saya kelihatan cacat.

Keesokan harinya saya mulai melihat siaran TV, dan disitu saya mendapat jawaban bahwa, Yesus adalah Anak Allah, yang mau datang ke dunia ini untuk menebus semua dosa manusia. Bagi saya orang muslim mengatakan bahwa amal ibadah kita yang dapat membawa kita masuk surga, contohnya adalah jihad ketika kamu mati untuk yakini, kamu mati untuk tuhanmu.

Tetapi dalam kristen, Tuhan yang mati untuk manusia berdosa. Ada sesuatu yang berbeda dalam kedua hal tersebut. Disitu saya mulai katakan Yesus datang ke dunia ini untuk menebus dosa saya, saya tahu bahwa Dia adalah jalan kebenaran dan hidup. Selesai acara tersebut saya mulai berlutut dan berdoa menerima, Tuhan Yesus secara pribadi dalam hidup saya.

Lalu saya mengabil foto saya yang belum sakit untuk berdoa, bahwa saya akan sembuh total, saya percaya bahwa Yesus akan menyembuhkan luka saya di wajah. Lima hari kemudian, luka dari wajahku mulai terkelupas, dokter katakan bahwa nanti ada bekas luka putih, tetapi semua hilang, semua utuh seperti semula, tidak ada bekas.


Kakak saya bangkit dari kematian
Hal yang ajaib terjadi kepada kakak saya juga seorang muslim yang tinggal di negara lain. Kejadian yang terjadi kepada kakak saya, dia meninggal dan telah menaruh mayatnya, di kamar mayat. Ketika saya mendengar kabar tersebut saya dengan istri saya mulai berdoa, kepada kakak saya. Ketika saya berdoa berjam-jam, saya mendapat telpon bahwa kakak saya telah bangkit dari kamar mayat.

Mereka membawa kakak saya kembali ke ruang perawatan, saya mulai terbang ke Inggris, untuk datang melihat dia, karena kakak saya dalam keadaan koma, saat itu saya berdoa kepada dia, menyerahkan hidup dia kepada Yesus Kristus. Tiba-tiba dia mulai sadar dari komanya.

Kakak saya mengatakan ketika dia meninggal, rohnya keluar dari tubuhnya, dia melihat dokter datang untuk berusaha menolongnya ketika dia meninggal. Tiba-tiba rohnya mulai jatuh dari suatu tempat yang gelap, disana ada banyak makhluk-makhluk yang buruk di tempat tersebut, sulit sekali untuk dapat menggambarkan karena mereka sangat menakutkan.

Waktu dia jatuh ke lubang gelap dia melihat ke atas, bahwa ada seseorang yang tersalib, saya berkata kepadanya, bahwa kamu melihat Yesus yang di salib, dia bilang, “Tidak-tidak. Aku melihat diriku sendiri di kayu salib.” Itu adalah yang terburuk yang pernah dia lihat. Saya katakan kepanya, bahwa kamu layak di salib karena upah dosa adalah maut, kecuali kamu percaya Yesus disalibkan untuk dosa-dosamu. Diapun menyerahkan hidupnya kepada Tuhan Yesus Kristus. Saya mau katatan bahwa Yesus adalah Anak Allah.



Lihat video kesaksiannya di sini




Sumber : http://kesaksian-life.blogspot.com/

Kesaksian - Kerudung yang Terkoyak oleh Gulshan Fatima



The Torn Veil
JUDUL ASLI : THE TORN VEIL
Diterbitkan oleh : Marshalls Paperbacks, Marshall Morgan & Scott
Diceriterakan kepada Thelma Sangster dengan penterjemah Noble Din
Kisah tentang Sister Gulshan Esther (Gulshan Fatima), seorang keturunan langsung
Muhammad melalui putrinya Fatima.

Ke Mekah
Dalam keadaan yang biasa, tidak akan terbit keinginan dalam hatiku untuk mengunjungi Inggris pada musim semi tahun 1966 itu. Saya Gulshan Fatima, yang adalah puteri bungsu dari sebuah keluarga Islam Sayed yang merupakan keturunan langsung Nabi Muhammad melalui puterinya Fatima. sepanjang masa hidupku selama ini menjalani suatu kehidupan yang sunyi dan tersendiri di dalam sebuah rumah di Punjab, Pakistan. Keadaanku seperti ini bukanlah merupakan satu-satunya alasan kenapa saya dibesarkan di bagian rumah yang terpisah (purdah) sejak berusia 7 tahun, menaati ajaran Islam Shiah orthodoks, tapi juga karena saya adalah sorang yang lumpuh dan bahkan tidak sanggup meninggalkan kamarku sendiri tanpa dibantu. Saya mengenakan kerudung untuk menutupi wajahku dari pandangan para pria, karena hal ini hanya diperbolehkan bagi kaum keluargaku yang dekat misalnya ayah, kedua kakak lelaki dan pamanku.

Bagian terlama dari masa 14 tahun pertama waktu awal hidupku yang suram, dibatasi oleh dinding-dinding yang mengelilingi halaman rumah kami yang luas di Jhang, kirakira 450 km (250 mil) dari Lahore dan dinding-dinding ini merupakan batas-batas gerak dan pandangan bagiku.
Ayahlah yang membawa aku ke Inggris - beliau sendiri memandang rendah orang-orang Inggris karena mereka menyembah tiga allah dan bukannya Allah Yang Maha Esa. Malah beliau tidak memperbolehkan saya mempelajari bahasa kafir itu waktu saya diajar oleh guruku Razia, karena takut jangan sampai saya tercemar oleh dosa dan dapat menjauhkan saya dari iman kepercayaan kami.

Doa Pagi
Saya terus berdoa menurut cara ini kepada Nabi ini, Isa, sampai akan ada terang yang diberikan lagi padaku. Sebagaimana biasanya, jam 03.00 pagi saya sudah terbangun dan sedang duduk-duduk di tempat tidurku membacakan ayat-ayat yang telah kuhapal sambil mengucapkan ayat-ayat itu hatiku telah menaikkan serangkaian doa: " Oh Isa anak Mariam, sembuhkanlah saya".

Lalu dengan tiba-tiba saya berhenti dengan lantang saya berkata agak keras sebagai cetusan perasaanku yang selama ini telah terdorong masuk ke dalam pikiranku:

" Saya telah melakukan hal ini sebegitu lama tapi toh masih saja lumpuh. Saya dapat mendengar gerakan-gerakan perlahan dari seseorang yang sedang bangun untuk mempersiapkan air sembahyang subuh. Tidak lama lagi Bibi akan masuk menjengukku. Walalupun saya telah mencetuskan pernyataan itu, namun pikiranku terpusatkan pada suatu kedaan yang mendesak terhadap permasalahanku "Kenapa saya belum juga disembuhkan, walaupun saya telah berdoa selama 3 tahun?. "Lihat, Engkau hidup di surga, dan dalam Alquran difirmankan bahwa: Engkau yang telah menyembuhkan orang-orang, Engkau dapat menyembuhkan saya, tapi toh saya masih lumpuh sepeerti sediakala, kenapa tidak ada jawaban kecuali keheningan yang membatu di dalam kamar yang mengolok- olokan doaku. Saya menyebut lagi namanya dengan putus asa mengadukan masalahku.

Masih tidak ada jawaban, kemudian sambil gemetar menahan kesakitan saya mengeluh ; "JIKA ENGKAU SANGGUP, SEMBUHKANLAH SAYA - JIKA TIDAK KATAKANLAH!, SAYA TIDAK AKAN MELANJUTKAN PERJALANAN MELALUI PERJALANAN INI LAGI!.

Apa yang terjadi berikutnya merupakan sesuatu yang sulit bagiku untuk melukiskannya dengan kata-kata. Saya menyadari bahwa seluruh ruangan itu penuh dengan cahaya. Mula-mula saya mengira bahwa mungkin cahaya itu datang dari lampu baca di samping tempat tidurku, lalu kulihat bahwa cahaya lampu itu kabur, apakah itu sinar fajar. Masih terlalu pagi untuk itu. Cahaya tersebut makin bertambah sinarnya makin terang sehingga melebih terangnya siang hari. Saya menutup wajahku dengan syal, saya sangat ketakutan. Lalu terpikir olehku jangan-jangan, si tukang kebun menyalakan lampu di luar untuk menyoroti pepohonan. Kadang-kadang hal itu dilakukannya dengan maksud mencegah pencuri-pencuri ketika buah-buah mangga sedang masak atau untuk mengawasi penyiraman dikala sejuk malam.

Saya mengeluarkan wajahku dari syal untuk melihat-lihat. Tapi pintu-pintu dan jendela- jendela tertutup rapat dengan tirai-tirai dan alat penutupnya dengan baik, kemudian saya menyadari kehadiran sosok-sosok tubuh yang mengenakan jubah panjang, berdiri di tengah-tengah cahaya itu beberapa meter jauhnya dari tempat tidurku. Ada 12 sosok tubuh disitu berbaris namun sosok tubuh di tengah yang ke-13 yang lebih besar dan lebih bercahaya dibandingkan dengan yang lain.

"Ya Allah", teriakku dengan keringat mengalir di dahiku. Saya menundukkan kepala dan berdoa," Ya Allah siapakah gerangan orang-orang ini dan dengan cara bagaimana mereka dapat memasuki kamarku sedangkan semua jendela dan pintu terkunci rapat?"

Tiba-tiba suatu suara berkata :"Bangkitlah, inilah jalan yang telah engkau cari-cari. Akulah Isa (Yesus) anak Mariam, kepada siapa engkau telah berdoa dan kini Aku berdiri di depanmu". "Berdirilah engkau dan datanglah kepadaKu". Saya mulai menangis, "Oh Yesus, saya seorang yang lumpuh, saya tidak dapat berdiri. Ia berkata, "Berdirilah dan datanglah kepadaKu, Akulah Yesus". Ketika saya masih sangsi Ia mengatakannya untuk kedua kalinya. Lalu, karena saya masih ragu-ragu Ia mengatakannya untuk
ketiga kalinya,"BERDIRILAH!".

Dan saya, Gulshan Fatima, yang telah lumpuh di tempat tidurku selama 19 tahun, merasakan kekuatan baru mengalir masuk ke dalam tungaki-tungkai dan lengan-lenganku selama ini tidak berfungsi sama sekali. Saya menaruh kakiku ke lantai dan berdiri kemudian saya mengambil beberapa langkah dan jatuh pada kaki dari visi tersebut. Saya sedang mandi di dalam cahaya yang sangat murni dan sinarnya sama terang dengan gabungan cahaya matahari dan bulan. Cahaya itu mengalir masuk ke dalam hatiku dan ke dalam pikiranku, lalu banyak hal yang menjadi jelas bagiku pada saat itu juga.

Yesus menumpangkan tangannya ke atas kepalaku dan saya melihat sebuah lobang di tangannya darimana sebuah sinar masuk memancar ke pakaianku sehingga bajuku yang berwarna hijau itu sampai berwarna putih. Ia bersabda:

"Akulah Yesus. Akulah Immanuel, Akulah jalan kebenaran dan hidup, Aku hidup dan Aku akan datang segera. Lihatlah, mulai dari sekarang apa yang kau lihat haruslah kau saksikan kepada umatKu, UmatKu adalah umatmu dan engkau harus tetap setia menyaksikan terhadap umatKu. Ia berkata:"Sekarang engkau harus menjaga agar jubah dan tubuhmu ini tidak bernoda. Kemanapun engkau pergi, Aku akan menyertaimu dan sejak hari ini hendaklah engkau berdoa demikian : Bapa kami yang ada dalam surga, dipermuliakanlah namaMu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di dalam surga, berikanlah pada hari ini makanan kami yang secukupnya tiap hari dan ampunilah kesalahan-kesalahan kami sebagaimana kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami, dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat, karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama -lamanya, Amin".

Ia menyuruh saya mengulang-ulang doa itu sampai benar-benar masuk tenggelam ke dalam hati sanubariku. Doa itu dalam keindahannya yang sangat mendalam begitu berbeda dengan doa-doa yang telah saya pelajari untuk dipanjatkan, sejak masa kanak- kanakku sampai sekarang ini. Allah dipanggil, "Bapa", itulah satu sebutan yang begitu erat menggengam di dalam hatiku yang dapat mengisi kekosongannya. Saya ingin untuk dapat tetap tinggal di sana, di kaki Yesus mengucapkan doa yang menyebut nama baru bagi Allah - "Bapa kami", tetapi visi Yesus lebih lanjut mengatakan padaku: "Bacalah lebih lanjut dalam Al-Quran, Aku Hidup dan akan segera datang." Hal ini telah diajarkan kepadaku dan mendengar ini timbul kepercayaan di dalam diriku terhadap apa yang telah saya dengar, banyak lagi yang dikatakan Yesus. Saya begitu penuh dengan sukacita yang tidak dapat dilukiskan, saya melihat ke tangan dan ke kakiku, sudah ada daging disitu. Tanganku belum sempurna, namun begitu terasa ada kekuatan dan tidak lagi lunglai dan tidak berguna. "Kenapa Engkau tidak sembuhkan saya sampai sempurna?" tanyaku. JawabanNya datang dengan penuh kasih :"Aku mau kau menjadi saksiKu". Sosok-sosok tubuh itu lalu naik dari pandanganku, makin lama makin lenyap.

Saya berkeinginan agar Yesus tinggal lebih lama lagi. Lalu saya menangis tersedu-sedu, kemudian cahaya itu lenyap dan saya tinggal sendirian berdiri di tengah-tengah kamarku mengenakan sebuah jubah putih dan mataku terasa berat karena cahaya yang mempesonakan itu. Sekarang malah cahaya lampu yang ada di sisi tempat tidurku rasanya menyakitkan mataku dan alis mataku terasa sangat berat menekan di atasnya, saya mencari-cari di dalam laci sebuah rak yang diletakkan rapat ke dinding. Di dalamnya saya menemukan sepasang kaca mata hitam yang biasa kupakai di halaman. Saya mengenakannya dan dapat membuka mataku serta dapat melihat lebih enak, dengan berhati-hati saya menutup laci lalu berpaling dan memandang sekeliling kamarku. Sama saja keadaanku seperti ketika saya baru bangun tidur. Jam masih berdetik di atas meja di samping tempat tidurku menunjukkan waktu hampir jam 04.00 pagi.

Pintu terkunci rapat begitu juga jendela-jendela dengan tirai-tirainya masih tertutup seluruhnya terhadap hawa dingin, bagaimanapun saya belum membayangkan tentang kejadian itu karena buktinya kumiliki di dalam tubuhku. Saya melakukan beberapa langkah lalu beberapa lagi. Saya berjalan dari dinding ke dinding, ke atas dan ke bawah lagi. Tidak salah lagi, anggota-anggota tubuhku telah sehat sempurna pada sisi yang sebelumnya lumpuh.

Catatan
Saya dapat melihat bahwa perjalanan ibadah haji yang saya laksanakan bersama ayahku merupakan awal kerinduan jiwaku untuk mengenal Allah. Proses ini menimbulkan harapan, yang walaupun masih mengecewakan waktu di Mekkah, telah memberikan dorongan dalam diriku terutama sesudah kematian ayahku untuk mencari Allah dalam suatu dorongan perasaan yang kuat dan mendesak serta nekad. Saya menadahkan tanganku memohon kepada Yesus si Penyembuh - tanpa mengetahui apa-apa tentang Dia, kecuali sedikit yang saya baca di dalam Al Qur-an - dan saya disembuhkanNya. Sekarang, saya adalah seoran saksi tentang Kuasa Allah untuk mecapai saudara-saudaraku dan orang-orang yang tersembunyi di belakang kerudung Islam. Kerudung itu dapat dikoyakkan sehingga meraka dapat memandang Yesus, mendengarkanNya dan mencintaiNya. Sekarang ini saya tidak memerlukan lagi ke lima rukun Islam untuk menopang Imanku. "Kesaksian" ku ialah untuk Yesus, yang disalibkan, mati dan dikuburkan kemudian bangkit dari antara orang mati kedalam Hidup Yang Kekal dan kini hidup di dalam UmatNya.

Sembahyang (Namaz)ku tidak lagi kepada satu Allah yang tidak dapat saya kenal tetapi kepada Satu ceriteraNya dapat saya baca didalam FirmanNya sendiri, Alkitab hartaku yang paling berharga, yang ditulis didalam loh hati dan pikiranku, sebagaimana dulunya Al Qur-an bagiku.

Persembahan (Zakat)ku tidak lagi merupakan sesuatu bagian melainkan adalah seluruh pendapatanku, karena segala sesuatu yang saya miliki adalah milik Allah. Kekayaanku disimpan di atas di surga. Pusakaku tidak saya lakukan pada bulan Ramadhan untuk mendamaikan hatiku dengan Allah sehingga saya mungkin mendapatkan keyakinan untuk ke Surga, namun saya lakukan dengan sukacita sehingga saya lebih dapat mengenalNya.

Ibadah Haji-ku ialah perjalanan sepanjang hidup ini. Tiap hari membawa saya makin dekat kepada tujuan - untuk bersama Yesus, Raja Surgawi-ku selamanya. Darah sapi, domba atau kambing tidak akan pernah dapat menghapuskan dosa, tapi kita dapat masuk ke dalam tempat Yang Maha Kudus dan diterima secara sempurna melalui satu jalan dan hidup yang baru, "Melalui Kerudung itu" ialah: DagingNya. Karena Pribadi ini (Yesus) ketika Ia Membawakan Satu Pengorbanan bagi dosa untuk selama-lamanya, duduk di sebelah kanan Allah Bapa (Ibrani 10:12). Itulah YESUS, ANAK DOMBA ALLAH, NABI dan IMAM, RAJA segala RAJA, Tuhanku dan Allahku.



Baca lebih lengkap 108 halaman dalam format pdf
Gratis download buku “Kerudung yang terkoyak” di sini


Sumber : http://kesaksian-life.blogspot.com/

Kesaksian - Pertobatan Mohan dari India


Dari India, ternasuk keluarga Brahmana
Mohan Jhass terlahir dengan keberuntungan besar dalam sistem kasta India. Keluarganya termasuk dalam kasta Brahmana, dan Mohan adalah anak sulung. Hal ini berarti bahwa ia diizinkan dan sangat diharapkan untuk menjadi seorang pendeta Hindu.

"Jika Anda lahir dalam suatu sistem keagamaan, dalam sebuah kasta, Anda mengerjakan apa yang dilakukan keluarga. Anda tidak dapat memilih profesi atau cara hidup sendiri," kata Mohan. "Meskipun saya berkelimpahan secara finansial, memunyai rumah besar, keluarga besar, kekayaan orang tua, hak untuk menjadi pendeta Hindu, saya memiliki semuanya itu, namun masih ada sesuatu dalam diri saya yang berkata, 'Itu belum cukup.' Ada sesuatu tentang Allah yang lebih daripada yang saya ketahui."

Sejak usia 3 tahun
Sejak berusia tiga tahun, Mohan telah memulai pelatihan kependetaannya. Ia belajar disiplin yang ekstra ketat dan banyak keahlian. Meskipun ia masih anak-anak, sudah banyak pertanyaan yang mengganggu pikirannya. "Salah satu dari pertanyaan tersebut adalah saya sering bertanya kepada guru saya, 'Guru, kapankah saya akan mendapat kedamaian?' dan para guru akan selalu berkata, 'Saat kamu dewasa nanti.'

"Ketika mencapai usia remaja, ia masih juga belum mendapat jawaban. "'Guru, saya masih belum merasakan kedamaian. Kapankah saya akan mendapatkannya?' Saat itu saya berusia sekitar lima belas tahun," kata Mohan. "Guru saya pada waktu itu sudah berusia sembilan puluh tahun. Pada saat itu, ia mengatakan kepada saya bahwa ia pun belum pernah merasakan kedamaian. Mereka sering mengatakan dan menggunakan kata damai, tetapi mereka tidak mengetahui apa artinya."

Seorang Misionaris Amerika
Meskipun sedang bermasalah, Mohan tetap melanjutkan pelatihannya selama dua tahun. Kemudian seorang misionaris Amerika datang berkunjung ke puranya. Nama misionaris itu adalah Herb. Mohan ditugaskan untuk menjelaskan ajaran Hindu kepada Herb. "Herb ingin mengetahui banyak hal dan saya dengan sangat bangga menceritakan evolusi ajaran Hindu padanya," kata Mohan. "Saya ceritakan dari mana asalnya ajaran ini dan bagaimana saya bisa memercayainya. Saya ingin selalu bersama Herb untuk melatih kemampuan saya dalam berbahasa Inggris. Saat bersama Herb, saya melihat bahwa ia memiliki sesuatu yang berbeda."

Mohan tidak dapat menahan dirinya untuk bertanya kepada Herb. "Apa yang sebenarnya kamu miliki?" tanya Mohan. "Ceritakan padaku tentang Allahmu." Herb sangat senang untuk menceritakan Yesus Kristus kepada Mohan. Tak lama sesudah itu, Mohan mengerjakan sesuatu yang tak pernah terlintas dalam pikirannya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, Mohan pergi ke gereja.

Saya ke gereja
"Setiap kali pendeta di gereja memandang diri saya, saya merasa seolah-olah ia berkata 'Mohan, kamu orang berdosa.' Memang ia tidak memanggil nama Mohan, namun ia berkhotbah bahwa semua orang telah berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Satu-satunya cara untuk mengenal Allah hanyalah dengan datang kepada Allah dalam kuasa darah Yesus yang telah membayar semua dosa," kata Mohan.

"Saya tidak mengetahui bahwa saya adalah orang berdosa. Saya tidak berpikir bahwa saya berdosa, karena saya tidak merokok, tidak minum minuman keras, tidak mengerjakan hal-hal yang tidak berguna. Saya tidak melakukan itu semua. Hati saya penuh dengan kebanggaan tentang siapakah diri saya. Saya berpikir bahwa saya adalah seorang yang berarti. Saya mengetahui seni-seni perang, melakukan yoga, meditasi, dan saya merasa lebih unggul dalam segala hal. Juga latar belakang keluarga saya yang memberikan status. Menjadi seorang pendeta Hindu adalah hal yang luar biasa, namun tetap saja, saya tidak menemukan kedamaian."

Menghadapi keluarga
Mohan sangat tertarik dengan kebenaran itu, tetapi ia juga mengkhawatirkan masa depannya. Herb mengetahui hal tersebut ketika mengajak Mohan pulang. Mohan menerima Yesus sebagai Juru Selamatnya. Sekarang ia harus menghadapi apa yang ditakutkannya. "Lebih baik kamu mati daripada menjadi seseorang yang paling dibenci dalam keluarga," kata Mohan. "Banyak orang yang menjadi pengikut Kristus, dan bahkan saat ini di India, mereka menghadapi kematian. Dan situasi yang sama juga diperhadapkan pada saya. Jika memilih Kristus, saya akan kehilangan hidup yang pernah saya jalani. Saya diberi waktu satu jam untuk memutuskannya.

"Oleh keluarga, saya diminta untuk memilih: menyerahkan hidup kepada Kristus atau menjalani hidup saya yang lama," kata Mohan. "Lalu saya berdoa. Saya berkata, 'Tuhan pandulah aku.' Kitab pertama yang saya buka adalah Lukas 9:23 yang berbunyi, 'Kata-Nya kepada mereka semua: Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.'"

"Saya berkata, 'Tuhan, saya ingin menyangkal segala sesuatu tentang diri saya, dan saya ingin Engkau menjadi Allah dalam hidup saya.' Tindakan selanjutnya yang saya ingat adalah, ada ketukan di pintu. 'Apa keputusanmu?' Dan saya menjawab, 'Saya menjadi pengikut Kristus.' Jawaban yang saya terima dari keluarga saya adalah 'Keluar dari rumah ini!'"

Saya pindah ke Amerika
Mohan dicampakkan keluarganya dan ia tidak memunyai tempat tujuan. Akhirnya, ia tinggal dan bekerja dalam pelayanan misi bersama Herb. Ia ingin pergi ke Amerika. Dalam enam bulan berikutnya, ia tiba di Longview, Texas, dengan berbekal beberapa baju dalam tasnya.

"Saya bekerja selama tujuh puluh jam seminggu dan juga pergi kuliah," kata Mohan. Saya mencuci semua peralatan dapur di Le Tourneau University. Saya membersihkan semua ruangan pada malam hari. Dan saya beruntung bisa tidur selama dua jam tiap malamnya."

Mohan lulus dari dua disiplin ilmu yang diikutinya - Alkitab dan teknik mesin. Kemudian ia menikah dengan Susan dan mereka memulai kehidupan berkeluarga. Mohan sekarang menjadi pendeta di sebuah gereja lokal dan melayani sebagai ahli terapi yang berpengalaman, memberitakan tentang Kristus.



Sumber: CBN World

Kesaksian - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur Jakarta

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur Jakarta

Kesaksian Basuki Tjahaja Purnama
Saya lahir di Gantung, desa Laskar Pelangi, di Belitung Timur, di dalam keluarga yang belum percaya kepada Tuhan. Beruntung sekali sejak kecil selalu dibawa ke Sekolah Minggu oleh kakek saya. Meskipun demikian, karena orang tua saya bukan seorang Kristen, ketika beranjak dewasa saya jarang ke gereja.

Saya melanjutkan SMA di Jakarta dan di sana mulai kembali ke gereja karena sekolah itu merupakan sebuah sekolah Kristen. Saat saya sudah menginjak pendidikan di Perguruan Tinggi, Mama yang sangat saya kasihi terserang penyakit gondok yang mengharuskan dioperasi. Saat itu saya walaupun sudah mulai pergi ke gereja, tapi masih suka bolos juga. Saya kemudian mengajak Mama ke gereja untuk didoakan, dan mujizat terjadi. Mama disembuhkan oleh-Nya! Itu merupakan titik balik kerohanian saya. Tidak lama kemudian Mama kembali ke Belitung, adapun saya yang sendiri di Jakarta mulai sering ke gereja mencari kebenaran akan Firman Tuhan.

Suatu hari, saat kami sedang sharing di gereja pada malam Minggu, saya mendengar Firman Tuhan dari seorang penginjil yang sangat luar biasa. Ia mengatakan bahwa Yesus itu kalau bukan Tuhan pasti merupakan orang gila. Mana ada orang yang mau menjalankan sesuatu yang sudah jelas tidak mengenakan bagi dia? Yesus telah membaca nubuatan para nabi yang mengatakan bahwa Ia akan menjadi Raja, tetapi Raja yang mati di antara para penjahat untuk menyelamatkan umat manusia, tetapi Ia masih mau menjalankannya! Itu terdengar seperti suatu hal yang biasa-biasa saja, tetapi bagi saya merupakan sebuah jawaban untuk alasan saya mempercayai Tuhan. Saya selalu berdoa “Tuhan, saya ingin mempercayai Tuhan, tapi saya ingin sebuah alasan yang masuk akal, cuma sekedar rasa doang saya tidak mau," dan Tuhan telah memberikan PENCERAHAN kepada saya pada hari itu. Sejak itu saya semakin sering membaca Firman Tuhan dan saya mengalami Tuhan.

Setelah saya menamatkan pendidikan dan mendapat gelar Sarjana Teknik Geologi pada tahun 1989, saya pulang kampung dan menetap di Belitung. Saat itu Papa sedang sakit dan saya harus mengelola perusahaannya. Saya takut perusahaan Papa bangkrut, dan saya berdoa kepada Tuhan. Firman Tuhan yang pernah saya baca yang dulunya tidak saya mengerti, tiba-tiba menjadi rhema yang menguatkan dan mencerahkan, sehingga saya merasakan sebuah keintiman dengan Tuhan. Sejak itu saya kerajingan membaca Firman Tuhan. Seiring dengan itu, ada satu kerinduan di hati saya untuk menolong orang-orang yang kurang beruntung.

Papa saat masih belum percaya Tuhan pernah mengatakan, “Kita enggak mampu bantu orang miskin yang begitu banyak. Kalau satu milyar kita bagikan kepada orang akhirnya akan habis juga.” Setelah sering membaca Firman Tuhan, saya mulai mengerti bahwa charity berbeda dengan justice. Charity itu seperti orang Samaria yang baik hati, ia menolong orang yang dianiaya. Sedangkan justice, kita menjamin orang di sepanjang jalan dari Yerusalem ke Yerikho tidak ada lagi yang dirampok dan dianiaya. Hal ini yang memicu saya untuk memasuki dunia politik.

Pada awalnya saya juga merasa takut dan ragu-ragu mengingat saya seorang keturunan yang biasanya hanya berdagang. Tetapi setelah saya terus bergumul dengan Firman Tuhan, hampir semua Firman Tuhan yang saya baca menjadi rhema tentang justice. Termasuk di Yesaya 42 yang mengatakan Mesias membawa keadilan, yang dinyatakan di dalam sila kelima dalam Pancasila. Saya menyadari bahwa panggilan saya adalah justice. Berikutnya Tuhan bertanya, "Siapa yang mau Ku-utus?" Saya menjawab, “Tuhan, utuslah aku”.

Di dalam segala kekuatiran dan ketakutan, saya menemukan jawaban Tuhan di Yesaya 41. Di situ jelas sekali dibagi menjadi 4 perikop. Di perikop yang pertama, untuk ayat 1-7, disana dikatakan Tuhan membangkitkan seorang pembebas. Di dalam Alkitab berbahasa Inggris yang saya baca (The Daily Bible – Harvest House Publishers), ayat 1-4 mengatakan God’s providential control, jadi ini semua berada di dalam kuasa pengaturan Tuhan, bukan lagi manusia. Pada ayat 5-10 dikatakan Israel specially chosen, artinya Israel telah dipilih Tuhan secara khusus. Jadi bukan saya yang memilih, tetapi Tuhan yang telah memilih saya. Pada ayat 11-16 dikatakan nothing to fear, saya yang saat itu merasa takut dan gentar begitu dikuatkan dengan ayat ini. Pada ayat 17-20 dikatakan needs to be provided, segala kebutuhan kita akan disediakan oleh-Nya. Perikop yang seringkali hanya dibaca sambil lalu saja, bisa menjadi rhema yang menguatkan untuk saya. Sungguh Allah kita luar biasa.


Di dalam berpolitik, yang paling sulit itu adalah kita berpolitik bukan dengan merusak rakyat, tetapi dengan mengajar mereka. Maka saya tidak pernah membawa makanan, membawa beras atau uang kepada rakyat. Tetapi saya selalu mengajarkan kepada rakyat untuk memilih pemimpin: yang pertama, bersih yang bisa membuktikan hartanya dari mana. Yang kedua, yang berani membuktikan secara transparan semua anggaran yang dia kelola. Dan yang ketiga, ia harus profesional, berarti menjadi pelayan masyarakat yang bisa dihubungi oleh masyarakat dan mau mendengar aspirasi masyarakat. Saya selalu memberi nomor telepon saya kepada masyarakat, bahkan saat saya menjabat sebagai bupati di Belitung. Pernah satu hari sampai ada seribu orang lebih yang menghubungi saya, dan saya menjawab semua pertanyaan mereka satu per satu secara pribadi. Tentu saja ada staf yang membantu saya mengetik dan menjawabnya, tetapi semua jawaban langsung berasal dari saya.

Pada saat saya mencalonkan diri menjadi Bupati di Belitung juga tidak mudah. Karena saya merupakan orang Tionghoa pertama yang mencalonkan diri di sana. Dan saya tidak sedikit menerima ancaman, hinaan bahkan cacian, persis dengan cerita yang ada pada Nehemia 4, saat Nehemia akan membangun tembok di atas puing-puing di tembok Yerusalem.

Hari ini saya ingin melayani Tuhan dengan membangun di Indonesia, supaya 4 pilar yang ada, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya wacana saja bagi Proklamator bangsa Indonesia, tetapi benar-benar menjadi pondasi untuk membangun rumah Indonesia untuk semua suku, agama dan ras. Hari ini banyak orang terjebak melihat realita dan tidak berani membangun. Hari ini saya sudah berhasil membangun itu di Bangka Belitung. Tetapi apa yang telah saya lakukan hanya dalam lingkup yang relatif kecil. Kalau Tuhan mengijinkan, saya ingin melakukannya di dalam skala yang lebih besar.

Saya berharap, suatu hari orang memilih Presiden atau Gubernur tidak lagi berdasarkan warna kulit, tetapi memilih berdasarkan karakter yang telah teruji benar-benar bersih, transparan, dan profesional. Itulah Indonesia yang telah dicita-citakan oleh Proklamator kita, yang diperjuangkan dengan pengorbanan darah dan nyawa. Tuhan memberkati Indonesia dan Tuhan memberkati Rakyat Indonesia.


Lihat video kesaksian Ahok akan menjadi presiden di sini :






Sumber : http://windunatha.blogspot.com, www.youtube.com

Selasa, 19 Maret 2013

Kesaksian - Penglihatan oleh Unity



Sebuah penglihatan jaman akhir dari seorang gadis India bernama Unity (Bagian dari Kebangkitan Shillong)

Saya mendapatkan penglihatan tentang Yesus pada Kebaktian Remaja, 9 Maret 2006.
Yesus mengatakan 3 hal :

1. Pengangkatan orang – orang kudus
2. Pemerintahan binatang
3. Pengadilan Tuhan

Semua orang kudus yang sudah melakukan kehendakNya akan diangkat pada saat Pengangkatan, saat Yesus menampakkan diri dari tengah – tengah langit. Dia akan mengangkat orang – orang di bumi yang melakukan kehendakNya. Orang – orang yang setia yang sudah mati juga akan dibangkitkan dan diangkat selama pengangkatan.


Setelah pengangkatan, saya melihat malaikat-malaikat melawan seekor naga yang bernama 666.  Naga itu kalah dan tidak ada lagi tempat untuknya di surga, jadi dia jatuh ke neraka. Naga itu berkata akan memerintah di bumi selama beberapa tahun.


Naga itu pergi dan muncul seekor binatang lain yang mempunyai 10 kepala dan 7 tanduk. Binatang itu memakai mahkota di kepalanya dan bernama kata – kata yang menghina Tuhan. 

Penyiar : Apakah dia tampak seperti manusia? 
Dia tampak seperti manusia, tetapi amat sangat menakutkan. Saya melihat bahwa selama pemerintahannya, beras dimeterai, uang pun dimeterainya juga. Orang-orang yang mempercayainya juga dimeterainya dengan 666.

Penyiar : Apakah dia memeteraikan 666 ke semua barang-barang dagangan? Jadi apa yang akan terjadi kepada orang-orang yang mempercayai Yesus? 

Orang-orang yang percaya pada Yesus, pada waktu itu akan disiksa dan dianiaya. Daging mereka akan disayat, dipotong saat mereka masih hidup, bola mata mereka akan dicungkil. Tenggorokan mereka digorok dan mereka dibakar dalam tempat  yang sangat besar. 


Ketika Yesus datang kembali, dia turun langsung dari surga ke bumi. Saat naga yang bernama 666 itu melihat kemuliaan Yesus, naga itu tidak akan tahan dan akan melarikan diri. Dan ketika Yesus datang kembali, orang – orang mati dan orang-orang yang tertinggal pada saat pengangkatan akan dibangkitkan dari kuburnya. 

Para malaikat meniup sangkakala dan semua orang – orang yang mati bangkit dari kuburnya untuk masuk dalam pengadilan Tuhan.

Penyiar : Luarbiasa, sungguh luar biasa, Baik, ada yang lain Unity? 
Lalu Yesus meletakkan kambing di sebelah kiri dan domba di sebelah kananNya. Kambing – kambing ini adalah orang-orang yang tidak mau melakukan kehendakNya dan orang-orang yang mempunyai tanda 666. 
Yang berada di sebelah kanan Yesus adalah domba-domba. Mereka mempunyai tanda salib dan yang mau melakukan kehendakNya.


Kemudian Tuhan menghakimi setiap orang yang sudah dikelompok-kelompokkan, yaitu kambing dan domba. Setiap orang dihakimi didepan Tuhan dan setiap dosa diperlihatkan dalam layar TV. 

Tuhan bertanya, “Saat orang bersaksi tentang Yesus Kristus, apakah kamu percaya dan bertobat atau tidak?” Jika mereka menjawab, “TIDAK” maka mereka dibuang ke neraka. Saya melihat orang-orang yang dilempar ke neraka, jatuh pada sebuah lubang tak berdasar. Mereka jatuh di lubang, dipantulkan dan tidak dapat menyentuh apapun. Ada api yang sangat panas. Mereka berteriak dan menjerit, minta belas kasihan Yesus.



Saya juga melihat sebuah tempat yag penuh dengan cacing, ular-ular besar dan api yang besar. Saya juga melihat orang-orang. Cacing-cacing itu masuk melalui lubang hidung yang satu dan keluar dari lubang hidung yang lainnya. Saya melihat seekor ulat yang besar di pipi seorang pria. Kemudian saya juga melihat seekor ular melingkar di tubuh dan ulat-ulat mengerayap di seluruh tubuh. 


PERTOBATAN HANYA ADA DI BUMI DAN BUKAN DI AKHIRAT

Penyiar :Apa yang terjadi setelah itu?
Yesus berkata bahwa sekaranglah waktunya untuk bertobat. Pada kebangkitan ini kamu akan diselamatkan. Yesus memberikan kita kebangkitan karena Dia mengasihi kita.

Penyiar : Ada lainnya Unity ?
Hanya itu. [Akhir dari penglihatan]     
            
[Unity juga mendapatkan penglihatan tentang kebangkitan di Australia!]


Penyiar : Di kota mana di Australia ?
[Unity tampaknya tidak tahu kota yang mana, dia hanya mendapatkan penglihatan]

Saya bertemu Yesus pada hari Minggu dan Dia menyingkapkan hal-hal yang luarbiasa. Yesus juga membawa saya ke Australia, dimana saya bertemu 4 orang teman yaitu  John, Kenny, Mark and Mary.

Saya melihat banyak orang bersukacita, menari dan menyanyi. Mereka mengalami kebangkitan. Saya bernyanyi, menari dan berbahagia bersama mereka, sebab Yesuslah yang menyebabkan kebangkitan di Australia. Dia gereja-gereja Australia, saya melihat ada banyak malaikat di dalam dan di luar gereja. Mereka terbang melingkar. Mereka membunyikan terompet dan memuji Tuhan serta mengucap syukur. Kemudian Yesus berkata bahwa Dia akan membawa saya ke suatu tempat dan kami agar bertemu kembali suatu hari nanti.

Lihat video kesaksian Unity :




Lihat Video Children At The Revival



Sumber : http://www.divinerevelations.info/indonesia/

Kesaksian - Tuhan Yesus Kristus dalam Alquran oleh Ahmad Qoni' Rizqi


TUHAN YESUS KRISTUS DALAM ALQURAN  
Di dalam perenungan saya menemukan sebuah kesimpulan, bahwa semua orang Kristen sudah menerima anugrah keselamatan. Sedangkan saya masih terus berdoa siang malam meminta-minta untuk diberi keselamatan dan mendoakan nabi Muhammad Saw beserta keluarganya supaya diberi keselamatan. Dari situ saya bertambah semangat untuk mengkaji lebih dalam pernyataan ayat-ayat Al Qur'an. Mulai dari Surat Al Faatikhah sampai surat An Nas. Dimana penekanan surat Al Faatikhah terletak pada ayat 5 dan 6, yang mana manusia diperintahkan untuk menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada allah saja, supaya manusia diberi hidayah (petunjuk) allah ke jalan yang lurus.

"Iyyaa kana' budu wa iyya kanasta'iin Ihdinaash shiroo thol mustaqiim " "Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan tunjukilah kami jalan yang lurus. "Qs. 1:5-6.

Saya teruskan membaca Al Qur'an ayat demi ayat, surat demi surat saya temukan jawabannya yang berbunyi:
"wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim."
"Dan sesungguhnya ISA AL MASIH itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Ini lah jalan yang lurus.

Az Zukhruf 43:61
Di situ Al Qur'an menyatakan bahwa ISA AL MASIH memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Timbul pertanyaan dalam hatiku: "Bukankah hanya allah Swt yang mengetahui tentang hari kiamat itu?" Sebab kalau menurut pernyataan Al Qur'an Surat Luqman, bahwa pengetahuan tentang hari kiamat itu hanya di sisi Allah.

"Innallaha `indahu `ilmussa'ati wa yunazzilul ghoitsa... "
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan Hari Kiamat im... " Qs. Luqman 31.34
Tapi mengapa ISA AL MASIH juga mengetahui lalu siapakah sebenarnya sosok manusia yang bernama ISA AL MASIH itu ?

Untuk mengetahui lebih lanjut siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu, saya bolak balik membaca Al Qur'an. Lalu di saat saya membaca Surat All Imrom 3:45, disitu kutemukan jawaban yang bunyinya demikian: "idz golatil malaikatu ya maryama innalloha yubasysyiniki bi kalimatim minhus muhul masihu 'isabnu maryama wajihan fiddunya wal akhiroti wa minal muqarrobin"
"Ketika Malaikat berkata: Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan rahmat daripada-Nya namanya AL MASIH ISA Putra Maryam. Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang yang terdekat dengan Tuhan". Qs. 3:45

Saya merasa terentak melihat pernyataan ayat di atas itu, kata hati rohani saya semakin menyadari dan memahaminya. Karena dengan jelas dan tegas ayat itu mengatakan bahwa ISA AL MASIH dalam pra keberadaan-NYA atau sebelum ada di dalam kandungan Maryam adalah Kalam atau Firman dari Allah. Kata AL MASIH artinya yang diurapi yang ditahbiskan atau yang dinobatkan, serta diikuti dengan kata Wajihaan fiiddunyaa wal akhirah, yang artinya terkemuka di dunia dan di akhirat.

Jadi seeara tersirat dan tersurat ayat itu menyatakan bahwa ISA AL MASIH itu pada hakikatnya adalah Firman ALLAH yang diurapi dengan status kedudukan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Pertanyaannya, siapakah oknum yang punya kedudukan dan kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat kecuali Allah Swt. Lalu, siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu ? Sebab tidak ada manusia, Nabi, Rasul sampai Malaikat pun yang punya kedudukan atau kehormatan terkemuka di dunia dan di akhirat.

Saya dibuat semakin bertanya-tanya dan akhirnya saya temukan juga jawabannya dalam Surat An Nisaa 4:171 yang saya ambil pointnya saja demikian bunyinya: "Innamaal masiikhu Isabnu maryama Rasulullah wa kalimatuhu al qohaa ilaa maryama wa rukhu minhu". Artinya: Sesungguhnya AL MASIH ISA Putra Maryam itu, adalah utusan ALLAH dan kalimat-NYA yang disampaikan kepada Maryam, dan Roh dari-NYA". Qs. 4:171

Dari sini bisa saya simpulkan bahwa ayat di atas menyatakan ISA AL MASIH itu utusan ALLAH, ISA AL MASIH itu Firman ALLAH, ISA AL MASIH itu ROH ALLAH, ayat itu juga didukung Hadits Shahih Bukhari (HSB) 1496 clan Hadits Anas Bin Malik hal. 72:

ISA faa innahu Rohulullah wa kalimatuhu.
ISA itu sesungguhnya ROH ALLAH dan Kalam ALLAH.

Disamping itu saya juga membaca pernyataan Hadits Shokhih Muslim dan Hadits Shokhih Bukhori yang mengatakan:
"Wal ladzi nafsi bi yadihi layusyikanna ayyanzila fi kumubnu maryama hakamam muqsithon "
Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa Anak Maryam akan turun ditangah-tengah kamu, Dia akan menjadi Hakim yang adil. "

HSM 127, HSB 1090
Kembali timbul sebuah pertanyaan lagi dalam hatiku, "Siapakah sebenarnya ISA AL MASIH itu?" Karena kalau menurut pernyataan di dalam Al Qur'an, bahwa Allah itulah Hakim yang seadil-adilnya.
"Alaysallahu bi akh khamil khakhimin " "Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya " Qs. At Tim 95:8

Walaupun semuanya itu sudah jelas, tetapi saya tetap belum mau mempercayai dan mengimani YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruselamat saya. Karena masalah keyakinan kepercayaan dan keimanan, tidak segampang orang membalikkan telapak tangan langsung terima dan diaminkan atau tidak semudah orang yang beli jajan di pinggir jalan langsung ditelan jadi kenyang.

Tetapi ini masalah hati nurani yang suci, maka membutuhkan pencerahan, penerangan Sang Ilahi Yang Maha Suci supaya hati nurani ini dapat mengambil suatu keputusan untuk menyatakan keberanian tentang kebenaran yang datang dari TUHAN Pencipta dan Penguasa Semesta Alam.

Maka untuk mendukung dan memperkuat semuanya itu saya langsung terus untuk mengumpulkan data-data yang bersumber dari Al Qur'an maupun Hadits yang berkaitan dengan kesaksian dan pengakuan mengenai pemyataan tentang ISA AL MASIH itu:

Dalam Al Qur'an:

1. Qs. 19 : 19 — “ Isa Al Masih seorang anak laki-laki yang suci.

2. Qs. 19:21 — “ ISA AL MASIH sebagai tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah.

3. Qs. 3:46, 5:19, 20, 110 — “ ISA AL MASIH semasa dalam buaian dan ayunan sudah bisa berbicara dengan manusia.

4. Qs. 19:31 — “ ISA AL MASIH seorang yang diberkati Allah dimana saja berada.

5. Qs. 3:49, 5:110 — “ ISA AL MASIH, menyembuhkan orang buta sejak lahir, menyembuhkan penyakit sopak (lepra) dan menghidupkan orang mati.

6. Qs. 3:45 — “ ISA AL MASIH adalah Kalam Allah, terkemuka di dunia dan di akhirat.

7. Qs. 4:171 — “ ISA AL MASIH utusan Allah, Kalam Allah dan Roh Allah.

8. Qs. 21:91 — “ ISA AL MASIH dan ibunya dijadikan tanda yang besar bagi semesta alam


Dalam Hadits:

l. HSB. 1496 — “ ISA AL MASIH itu utusan Allah, Kalam Allah, Rob Allah.

2. HSB. 1090 dan HSM 127 — “ ISA AL MASIH akan turun menjadi Hakim yang adil.

3. H. Anas bin Malik hal. 72 — “ ISA AL MASIH Roh Allah dan Kalam Allah.

4. HSM Jilid I hal. 74 — “ ISA AL MASIH adalah Iman Mahdi dan Hakim yang adil.

5. H. Ibnu Majah — “ Tidak ada Imam Mahdi selain — “ ISA AL MASIH putra Maryam.

Dengan dukungan dan pernyataan beberapa ayat-ayat Al Qur'an dan Hadits perasaan saya seperti disinari dengan pancaran terang kebenaran untuk terus melangkah menuju "Jalan Keselamatan".

Tetapi ada satu hal yang membuat saya berat melangkah untuk berjalan terus menuju ke puncak keputusan, yaitu masalah amal yang selama ini udah saya kumpulkan sejak dari awal dengan jerih payah ibadah yang melelahkan dan memakan kurun waktu yang cukup panjang. Sebab menurut ajaran agama Islam, apabila orang itu sudah murtad (keluar) dari agama Islam segala amal ibadahnya akan musnah terhapus. Padahal bekal untuk menuju kehidupan kekal harus disertai dengan banyak amal.

Dari sini saya kembali dihantui perasaan takut, kuatir, keraguan, kebimbangan dan ke-bingungan. Saya lantas terus kembali buka-buka Kitab Hadits dan Al Qur'an. Pada saat membuka Hadits Shohih Muslim, saya temukan jawaban persoalan amal yang sangat melegakan dan memuaskan yaitu di HSM no. 2412-2414 yang menjelaskan dengan gamblang bahwa:
" Anjaabir qaala sami 'tun nabiyya sholallahu `alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum `amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah " "Dari Jabir r.a. katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: "Bukan amal seseorang yang memasukannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka" HSM 2412-2414

Dan Al Qur'an pun juga menyatakan dengan jelas yaitu Qs. 44:40-42, "Inna yaumal fashli miiqaatuhum ajma'iin "
"Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya " Qs. 44:40

"Yauma laa yughnii maulan anmaulan syaian walaahum yunsharuun" "Yaitu hari yang seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikitpun, dan mereka tidak akan mendapat pertolongan " Qs. 44:41

`Illa man rrakhimallahu innahu huwal `aziizur- rokhiim. " "Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang. " Qs. 44:42

Kesimpulannya Qs. Ad Dukhaan ayat 40-42 menyatakan:
Pada hari keputusan (penghakiman, pengadilan) tak seorang pun kerabat yang bisa memberi manfaat (pertolongan) kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.

Ternyata menurut pernyataan Qs. 19:21: Bahwa ISA AL MASIH itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Allah.

"Qaala kadzaliki qaala rabbuka huwa `alayya hayyinum wa linaj'alahu, ayatanllinnaasi warakhmatan minnaa; wa kana amran maqdhiyyaa. "

` Jibril berkata:: Demikianlah Tuhanmu berfirman "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan. " Qs. Maryam 19.21


KESIMPULAN

Dengan demikian akhirnya saya simpulkan bahwa umat Kristen sudah dijamin dengan kepastian keselamatan, sedangkan kami setiap hari berkali-kali berdoa meminta supaya diberi keselamatan, serta berkali-kali pula setiap hari kami mendoakan nabi Muhammad Saw dan keluarganya supaya diberikan keselamatan:

Allah huma sholi `ala Muhammad wa `ala `ali Muhammad.
Ya Allah berikanlah keselamatan kepada nabi Muhammad dan keluarganya (doa Shalawat).

Karena hal itu adalah perintah Al-Qur'an bahkan Allah dan para Malaikat pun juga bershalawat untuk Nabi.

Innallaha wa malaikatuhu yusholluuna `alaannabiyyi, yaa ayyu halladziina amanuu shalluu `alaihi wasalimuu tasliimaa. Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya (Qs. Al Ahzab. 33:56)

Oleh sebab itu kami setiap hari berkali-kali juga memohon kepada Tuhan supaya ditunjukkan ialan yang lurus.

Ihdinash shiroothol mustaqiim. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Qs. Al Faatikhah 1:6).

Dan Allah memberikan jawaban permohonan kami itu di dalam Al Qur'an "wa innahu la ilmul lisaati fala tamtarunna biha wattabi un, hadzaa shiraatum mustaqiim. "

"Dan sesungguhnya ISA AL MASIH itu benar-benar memberi pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. Az Zukhruf 43:61

Maka di dalam Al Qur'an ayat berikutnya ISA AL MASIH memberikan perintah supaya bertagwa kepada Allah dan taat kepadanya. ... fat taqullaha wa athii 'uun ... maka bertaqwalah kepada Allah clan Taatlah kepadaku (Qs. Az Zukhruf 43:63).

Melalui pernyataan itu akhirnya bisa saya ketahui bahwa ISA AL MASIH adalah sosok pribadi yang terkemuka atau terbesar di dunia dan di akhirat (Qs. 3:45). Serta Kalam Allah dan Roh Allah (Qs. 4:171 clan HSB 1496).

Dan ISA AL MASIH itulah nanti yang akan menjadi Hakim yang adil (HSB. 1090 clan HSM. 127). Lewat keputusan Hakim yang adil itulah setiap manusia akan dinyatakan masuk ke dalam surga atau dijebloskan ke dalam neraka.

Di hadapan Hakim yang adil itu nanti tidak ada siapa saja dan apa saja yang bisa memberi syafaat (pertolongan) kecuali orang yang telah diberi rahmat dari Allah (HSM. 2412-2414 clan Qs. 44:40-42).

Siapakah sosok pribadi yang disebut rahmat dari Allah itu? Sesungguhnya ISA AL MASIH itulah yang dijadikan tanda bagi manusia dan rahmat dari Allah (Qs. 19:21).

Dengan demikian manusia itu bisa selamat di hadapan Hakim yang adil nanti kalau orang itu sudah punya tanda dan rahmat dari Allah.

Apakah tandanya itu nanti ? Yaitu mempercayai dan mengimani dengan sepenuh hati serta tulus murni bahwa ISA AL MASIH atau YESUS KRISTUS itu adalah TUHAN dan Juruslamatnya. ------------





Sumber : http://m.facebook.com/photo.php?fbid=598315026864627&id=100000